TIPS UNTUK PROSES MIGRASI DAN IMPLEMENTASI DATA-DATA PENTING PERUSAHAAN KEPADA SOFTWARE HRD BARU

Menu Karyawan

Perkembangan perusahaan tentunya juga akan diikuti dengan kebutuhan sejumlah karyawan dalam jumlah yang sangat besar. Karyawan yang semakin bertambah jumlahnya juga harus dikelola secara lebih maksimal. Untuk itulah Anda juga membutuhkan beberapa tim HR yang mampu untuk membantu Anda dalam menyelesaikan semuanya. Namun, pekerjaan HR tidak hanya terbatas dalam hal mengalokasikan SDM saja, namun juga harus menangani urusan sistem penggajian, absensi, dan masih banyak lagi yang lainnya, sehingga sangat perlu adanya software HR dan Payroll sebagai alat bantu mereka.

tambah data hrdDan pada saat melakukan implementasi program HR yang baru, Andapun juga harus ikut serta untuk memindahkan data penting milik perusahaan untuk diolah lebih lanjut ke dalam software tersebut (proses input data master). Nah, dalam upay untuk mempertahankan tingkat integritas data selama proses implementasi software HR tersebut sedang berlangsung, maka berikut ini adalah beberapa tips yang mungkin bisa Anda lakukan.

1. Menjalin Hubungan Kerjasama yang Baik dengan Vendor Penyedia Software HR.

Mungkin tidak sedikit bagi orang yang berpikir bahwa mereka tidak begitu membutuhkan koneksi yang baik dengan orang-orang dari vendor tempat mereka membeli software HR tersebut. Padahal, hal ini sangatlah penting untuk ke depannya. Dianjurkan bagi Anda untuk membangun relasi yang baik dengan para vendor tersebut karena mereka inilah satu-satunya pihak yang mampu untuk membantu Anda nantinya jika suatu saat terjadi permasalahan pada program HR.

Apa lagi bagi Anda yang baru saha mencoba program tersebut, tentunya banyak hal yang tidak dimengerti dan harus disesuaikan, bukan? Dengan menjalin hubungan yang baik dengan pihak vendor, maka Anda tidak akan merasa canggung lagi untuk menanyakan apabila terjadi hal-hal yang tidak dimengerti, termasuk juga dengan proses entry data, agar tidak sampi terjadi kesalahan.

2. Lebih Baik Coba Dulu Trialnya Sebelum Benar-Benar Menggunakannya.

Apabila Anda merasa takut salah, maka sebaiknya cobalah untuk mengetesnya terlebih dahulu. Misalnya saja untuk proses penghitungan gaji karyawan, cobalah untuk memasukkan jmlah angka secara asal. Jika software tersebut mampu memberikan hasil yang sama seusai dengan perhitungan Anda, maka itu artinya software HR Anda sudah berjalan dengan sangat baik. Baru setelah itu Anda akan bisa melanjutkan untuk meng-entry data-data selanjutnya sampai benar-benar habis. Pastikan juga bahwa Anda telah memasukkan data-data Anda dengan benar sesuai dengan template masing-masing.

3. Pilihlah Orang Kepercayaan Anda untuk Proses Entry Datanya.

Proses entry data memang seharusnya dilakukan oleh orang yang benar-benar professional, karena proses ini juga membutuhkan adanya tingkat ketelitian yang sangat tinggi. Setiap informasi yang telah dimasukkan ke dalam masing-masing kolom memang harus benar-benar  valid dan sesuai. Apalagi jika sudah menyangkut data-data riskan milik perusahaan yang berhubungan dengan karyawan. Jika saja sekali sudah salah memasukkan, maka hasil yang diharapkan juga tidak akan bisa tepat dan bahkan bisa menyebabkan terjadinya kesalahpahaman, misalnya saja jika sudah menyangkut permasalahan yang lebih sensitif seperti penggajian karyawan.

Oleh karena itu, percayakanlah seluruh pekerjaan tersebut terhadap orang-orang yang sudah Anda anggap benar-benar profesional dalam bidangnya dan lebih memprioritaskan ketelitian pada saat bekerja. Anda tidak perlu menyewa seorang tenaga freelance baru untuk hal-hal rawan seperti ini, karena justru tim inti dari divisi HR lah sebenarnya sebagai orang-orang yang sudah tepat. Alokasikan waktu khusus untuk proses entry data seperti ini, sehingga mereka akan bisa menjadi lebih fokus untuk mengerjakannya.

4. Teliti Lagi Sebelum Akan Mulai Benar-Benar Menerapkan Software HR.

Pada saat seluruh data sudah diisikan sepenuhnya, maka ada baiknya bagi Anda untuk mengecek sekali lagi. Pengecekan data seperti ini tak hanya sebatas pada saat aplikasi akan akan digunakan, namun juga setelahnya. Termasuk juga tentang hasil yang nantinya akan diberikan oleh aplikasi tersebut. Karena sistemnya masih baru, maka sangat besar kemungkinannya bagi Anda dan karyawan untuk melakukan adaptasi terlebih dahulu dalam hal pengaplikasiannya, sehingga kemungkinan akan terjadinya kesalahan pada masa awal-awal bisa diminimalkan sekecil mungkin. Mengecek data secara berkala akan bisa menjadi cara terbaik untuk dapat meminimalisir hal-hal riskan tersebut, sehingga integritas data akan bisa tetap terjaga.

Integritas data sangatlah penting untuk diperhatikan pada saat Anda sudah memulai untuk implementasi software HR bagi perusahaan Anda. Hal itu memang dimaksudkan agar data-data yang akan dimasukkan ke dalam software HR adalah data-data yang sudah benar-benar valid sehingga akan bisa memberikan hasil yang lebih akurat. Data yang tidak akurat akan bisa berimbas kepada karyawan seperti halnya sistem gaji yang tidak sesuai, evaluasi secara personal, dan banyak lagi yang lainnya sehingga akan semakin merugikan bagi perusahaan sendiri untuk kedepannya.

Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir akan terjadi hal tersebut jika sudah menggunakan software HR yang sekarang, karena sudah menggunakan system online (cloud). Karena seluruh data yang akan Anda masukkan, baik itu dari absensi karyawan, gaji, termasuk penghitungan pajak, akan tetap tersimpan secara aman dan secara otomatis berada dalam jaringan cloud yang sudah sangat terjamin keamanannya. Andapun masih tetap bisa mengaksesnya dengan lebih mudah dari mana saja dan kapan saja Anda inginkan tanpa pernah terbatas oleh waktu, karena selama terkoneksi dengan internet yang stabil maka Anda akan selalu bisa untuk mengaksesnya.

Apabila pembaca membutuhkan bantuan dan pendampingan tentang perkembangan bisnis dan konsultasi bisnis atau seputar software akuntansi, silahkan hubungi 0818521172, Simpati : 081-252-982-900, Office (only call no sms)  : 0811-3444-910 atau email ke groedu@gmail.com bisa juga groedu_inti@hotmail.com