CARA EFEKTIF MEMBANGUN BUDAYA PERUSAHAAN YANG KREATIF

KarakteristikBudayaOrganisasiMenurutParaAhli

Kali ini konsultan bisnis manajemen perusahaan Groedu International Consultant Surabaya, Jogjakarta, Bandung, Jakarta, Semarang dan Denpasar membahas artikel yang terkait dengan HRM (Human Resource Management) yang terkait dengan budaya organisasi. Silahkan simak artikel di bawah ini.

Jika inovasi merupakan hal yang penting untuk pertumbuhan perusahaan, maka satu hal yang penting adalah budaya perusahaan yang kreatif. Kesampingkan ukuran perusahaan, industri atau bahkan anggaran, perubahan lingkungan dan perilaku tertentu dapat meningkatkan hasil kreatif tim perusahaan anda. Pada akhirnya akan menarik bakat bakat yang tepat dan membawa kemajuan perusahaan melebihi perkiraan anda. Berikut adalah 10 cara mengubah budaya perusahaan menjadi lebih kreatif :
1. membangun tempat kerja menginspirasi
Dimulai dengan tempat kerja. Tempat kerja mempengaruhi produktivitas kerja. Pada zaman modern seperti saat ini, perusahaan harus bergegas cepat dan berinovasi terus menerus. Dan ini tidak akan terjadi jika masih menggunakan warna cat lama yang membosankan dan pencahayaan di ruang kantor yang kurang baik. Ruang besar dan terbuka, ruang tamu yang nyaman, jendela besar, dapur dan fasilitas nyaman seperti kamar mandi dan parkir kendaraan. Hal hal tersebut anda dapat jadikan gambaran dalam membuat tempat kerja yang baik.
2. jam kerja yang fleksibel
Meskipun jam kerja yang konsisten dibutuhkan dalam sebuah perusahaan terkadang pikiran kreatif tidak bisa muncul pada jam 08.00 – 16.00. tiap individu mempunyai ritme berbeda yang membuat mereka lebih atau kurang produktif pada jam jam tertentu. Bagi sebagian orang ide terbaik datang di tengah malam atau selama pikiran santai. Dalam dunia teknologi bagi para pengembang untuk lebih produktif ketika kondisi lebih tenang disaat menjelang malam. Jadi mereka mungkin akan memilih tidur di siang hari dan aktif bekerja di malam hari.
3. buatlah hari libur
Salah satu cara paling tepat untuk menemukan inspirasi adalah beristirahat dari pekerjaan. Inspirasi lebih mungkin datang ketika orang bebas dari rutinitas sehari hari. pikirkan tentang berapa kali anda memiliki ide cemerlang selama di pesawat atau di kereta api. Ada nilai yang luar biasa dengan hanya mengambil satu atau dua hari libur untuk beristirahat di rumah, dapat dengan berjalan melewati lingkungan baru di kota anda.
4. membangun sebuah tim yang beragam
Banyak pemilik perusahaan sering mengeluh bahwa mereka memiliki kesulitan dengan staf yang beragam. Mungkin mereka berusaha untuk menemukan replika dari diri mereka sendiri. Mereka keliru menganggap bahwa bisa menemukan kembaran profesional yang bisa memajukan bisnis mereka dalam semalam. Sebaliknya, bangunlah tim yang beragam dengan kekuatan yang terletak pada pengalaman kerja anggotanya, pendidikan dan latar belakang budaya perusahaan yang berbeda satu sama lain.
5. utamakan tim
Untuk memiliki budaya perusahaan yang kreatif staf anda harus menjadi prioritas terbesar. Meskipun anda mungkin berpikir bahwa pelanggan harus selalu diutamakan.
6. hargai pengambilan risiko
Anda telah menciptakan waktu dan ruang berkreativitas lebih lanjut lagi beri penghargaan pada setiap pengambilan risiko. Pikirkan perusahaan yang menginspirasi anda. Berapa banyak dari mereka mencapai sukses dengan mengikuti tradisi dan berpegang teguh pada aturan? Membangun perusahaan sendiri adalah risiko yang sangat besar. Jadi mengapa tidak bekerja dengan orang-orang yang dapat mengambil risiko untuk lebih dekat dengan visi Anda? Perusahaan seperti Google, mengamanatkan para karyawan untuk mendedikasikan jam kerja mereka mengembangkan proyek-proyek mereka sendiri, sehingga mendorong perilaku pengambilan risiko dalam lingkungan yang terkendali.
7. menekan perselisihan
Tidak selamanya perselisihan itu buruk, terutama untuk berbagi ide. Anda tidak perlu melakukan perang internal kantor atau membuat perselisihan psikologis. Tidak, perselisihan antara profesional akan memunculkan perdebatan dan perdebatan dapat membuat ide-ide besar muncul.
8. pemecahan masalah secara kelompok
Pada bisnis kecil, setiap karyawan harus membantu satu sama lain untuk menyelesaikan proyek-proyek besar. Seseorang dari tim desain mungkin harus bekerja dengan seseorang dari pemasaran. Ciptakan situasi di mana orang-orang dengan keahlian yang sangat berbeda dan perspektif berbeda harus bekerja sama, hal tersebut dapat merangsang timbulnya kreativitas terbaik.
Semoga artikel di atas bermanfaat bagi pembaca. Apabila pembaca membutuhkan konsultasi dan pembimbingan tentang “bagaimana menggali budaya organisasi dalam perusahaan” serta menjadikan budaya perusahaan sebagai “nyawa” organisasi, silahkan hubungi kami di 081-252982900. Kami siap membantu anda. Terima kasih.