MENGENAL KEY PERFORMANCE INDICATOR BESERTA CONTOHNYA

key-performance-indicator

Key Performance Indicator merupakan salah satu istilah yang tentu cukup familiar bagi setiap pelaku bisnis. Namun juga tidak bisa dipungkiri bahwa mungkin masih terdapat beberapa pelaku bisnis yang kurang memahami betapa pentingnya KPI, seperti apa contohnya dan apa saja manfaatnya. Terutama bagi para pemula bisnis. Bagi anda yang kini masih pemula, dan sama sekali belum mengenal KPI, baiknya anda untuk membaca artikel ini hingga akhir. Karena dalam artikel kali ini, akan kami bahas tentang contoh KPI perusahaan.
KPI adalah nilai yang digunakan untuk memantau dan mengukur efektivitas. Meskipun beberapa, seperti margin laba bersih, hampir universal dalam bisnis, sebagian besar industri memiliki indikator kinerja utama mereka sendiri juga.

Tidak mudah untuk mengembangkan seperangkat indikator kinerja berkualitas tinggi. Diperlukan pemikiran banyak petinggi perusahaan agar dapat menciptakan suatu bentuk KPI yang smart. Berikut ini beberapa kesulitan yang sering dijumpai.
• Jika strategi dan tujuan utama perusahaan tidak jelas, indikatornya cenderung berfokus secara eksklusif pada hasil keuangan. Ketergantungan yang berlebihan pada indikator keuangan mengarah pada pandangan yang tidak seimbang dan tidak lengkap tentang kesehatan bisnis.
• Ukuran yang dianggap penting oleh satu area bisnis mungkin tidak dianggap penting oleh orang lain.
• Indikator pengukuran dan pelaporan yang akurat mungkin akan sangat sulit atau tidak mungkin diterapkan jika sistem pelaporan internal untuk mendukungnya tidak ada.
Proses yang sehat untuk mengidentifikasi dan menerapkan indikator kinerja utama mencakup persyaratan bahwa manajer dan kontributor lainnya secara teratur meninjau kembali dan merevisi langkah-langkah tersebut. Proses penyesuaian ini membutuhkan waktu dan ketekunan dari semua pihak.

Contoh Key Performance Indicator
Terdapat beberapa contoh KPI untuk HRD yang beberapa diantaranya meliputi hal-hal sebagai berikut:
• Biaya actual/budget dalam perekrutan
• Tingkat absen karyawan
• Rata-rata lama waktu bekerja karyawan (total atau per-divisi)
• Rata-rata jumlah jam training per-karyawan
• Rata-rata nominal biaya training per karyawan
• Rata-rata kinerja karyawan yang keluar
• Rata-rata gaji
• Rasio karyawan paruh waktu & karyawan full time
Untuk departemen sales dan marketing pun terdapat beberapa contoh KPI tersendiri yang umum digunakan, contoh-contoh tersebut antara lain:
• Rasio siklus penjualan
• Variasi sumber pendapatan
• Persentase konten yang digunakan oleh sales
• Pendapatan perusahaan

Manfaat KPI (Key Performance Indicator) bagi Perusahaan
Terdapat begitu banyak manfaat yang diberikan oleh KPI, namun sayangnya cukup banyak pelaku bisnis yang kurang memperhatikan betapa pentingnya KPI sendiri dan tentunya apa saja manfaat yang akan diperoleh pun masih banyak yang tidak mengetahuinya.
Ada banyak manfaat yang didapat dari KPI bagi perusahaan, seperti:
• Memudahkan HRD dalam membuat pengukuran dan evaluasi kinerja karyawan serta efeknya terhadap performa perusahaan.
• Membuat karyawan mengerti akan ekpektasi/harapan manajemen atau perusahaan.
• Karyawan akan dapat mengelola performa pribadi secara mandiri lebih baik dengan mengetahui KPI atau titik acuan yang diberikan.
• Menjadi parameter berharga bagi perusahaan untuk membuat sistem reward (penghargaan) dan punishment (hukuman) yang lebih obyektif dari sebelumnya.
• Subyektivitas atasan bisa dikurangi dan karyawan merasakan adanya atmosfir pertumbuhan yang memacu kinerja menjadi lebih alami.

KPI perlu lebih dikembangkan untuk mendukung performa dan kualitas kerja yang sehat. Yang pastinya akan berdampak pada dorongan untuk berkembang dan meningkatkan kinerja dalam setiap kegiatan usaha.