TIPS UNTUK MEMPEROLEH SERTIFIKAT ISO

Siemens-Opcenter-KeyVisual_Crop

Tak dapat dipungkiri bahwa keberadaan sertifikasi ISO memiliki pengaruh yang cukup besar bagi suatu perusahaan, dimana dengan adanya sertifikasi ISO ini mampu meningkatkan kredibilitas suatu perusahaan. Oleh karena itu cukup banyak perusahaan yang berupaya mengejar/menargetkan sertifikasi ISO untuk perusahannya.

Atas dasar permasalahan diatas, melalui artikel kali ini kami akan memberikan ringkasan tips dasar untuk menjunjung perusahaan anda dalam menargetkan sertifikasi ISO. Dalam artikel kali ini, tak hanya membahas seputar tips saja melainkan disertai ringkasan prosedur dari tips yang diberikan. Berikut kami sajikan tips-tips yang meliputi:

  • Komitmen. Hal pertama yang menjadi dasar untuk meraih pencapaian apapun sudah pasti ialah komitmen. Tanpa adanya komitmen, anda akan cenderung tak terarah dan fokus anda untuk menargetkan sertifikasi ISO akan mudah goyah dan sulit dikontrol. Selain itu, komitmen juga menentukan jalannya proses pencapaian. Sebenarnya cukup mudah untuk membangun komitmen pada suatu pencapaian yang diinginkan, cukup dengan sedikit motivasi serta pengetahuan tepat akan hal yang ditargetkan maka akan terbangun sebuah komitmen dengan sendirinya.
  • Terapkan Sistem ISO. Sistem ISO yang dimaksud disini meliputi berbagai hal seperti Manajemen ISO, Membentuk Pelatihan ISO, Konsultasi ISO, hingga membentuk Tim ISO. Segala aspek tersebut akan menentukan perkembangan perusahaan anda menuju Sertifikasi ISO. Perlu diingat kembali bahwa suatu perusahaan harus berjalan minimal 3 bulan agar terdapat aspek yang dapat dinilai oleh Konsultan ISO.
  • Lakukan Analisis & Peninjauan ISO. Setelah menerapkan sistem ISO, maka diperlukan Analisa lebih lanjut untuk membandingkan sistem manajemen yang sekarang dengan yang sebelumnya, lalu untuk memperhatikan apa-apa saja yang belum diterapkan kemudian ditinjau kembali secara menyeluruh.

Setelah beberapa aspek diatas terpenuhi, yang perlu anda lakukan adalah mendatangi konsultan ISO secara rutin untuk memverifikasi apa saja yang masih belum sesuai dengan kriteria penilaian ISO. Kemudian setelah terasa cukup matang, hendaknya anda segera memilih badan sertifikasi ISO untuk melakukan penilaian pada perusahaan anda. Sekian pembahasan pada artikel kami kali ini, semoga bermanfaat, menambah wawasan dan dapat memotivasi pembaca sekalian.