TIPS HR: STRATEGI UNTUK MENGASAH KEMAMPUAN KEPEMIMPINAN (LEADERSHIP) BAGI KARYAWAN PERUSAHAAN


Kepemimpinan karyawan atau yang biasa disebut dengan employee leadership, merupakan satu hal yang harus diperhitungkan sebagai salah satu hal terpenting bagi pengembangan sebuah perusahaan. Karyawan yang sudah sejak dari awal dominan untuk memiliki jiwa kepemimpinan (leadership) yang sangat tinggi pastinya akan mampu untuk membawa perusahaan kearah yang semakin lebih baik.

Sangat penting peranan seorang pemimpin (leader) dalam internal perusahaan untuk mendorong untuk adanya sikap berjiwa kepemimpinan terhadap para karyawannya. Bukan hanya sekedar merupakan tugas bagi seorang pemimpin untuk mengasah kemampuan employee leadership seperti ini, namun sudah menjadi tugas bagi seorang HR (Human Resource) perusahaan, sebagai kunci utama dari manajemen sumber daya manusia pada perusahaan, agar dapat lebih berperan aktif dalam hal seperti ini, maka pola dari sikap kepemimpinan bagi tiap-tiap karyawan pastinya berbeda-beda antara satu karyawan dengan karyawan lainnya, namun untuk sikap employee leadership tersebut sebenarnya juga masih dapat diasah dengan beberapa hal berikut:

leadership-styles1. Mengasah Kemampuan Networking Para Karyawan.

Kemampuan networking berarti juga kemampuan bagi karyawan untuk dapat berkomunikasi dan menjalin hubungan kerjasama yang baik , hal itu berlaku untuk sesama karyawan itu sendiri maupun dengan karyawan baru yang juga dapat dijadikan sebagai hubungan relasi yang lebih kuat bagi karyawan secara personal karyawan dan juga bagi perusahaan. Karyawan harus semakin didorong untuk berlatih kemampuan untuk berkomunikasi dengan karyawan lain, bagaimana untuk memulai percakapan, dan untuk mengasah sikap percaya diri mereka masing-masing.

2. Memberikan Tantangan pada Masing-Masing Karyawan.

Sebagai seorang pemimpin, tentunya bisa menjadi tempat dimana karyawan akan bertanya atau memiliki permasalahan seputar tugas-tugas mereka ketika karyawan Anda tidak dapat melakukan sesuatu. Seperti halnya jika Anda adalah sebagai seorang manager HR yang akan meminta karyawan Anda untuk membuat strategi rekrutmen, namun karyawan Anda malah masih merasa kebingungan dan selalu bertanya-tanya kepada Anda. Anda tidak boleh secara langsung menyelesaikan semuanya sendirian, yang harus Anda lakukan adalah Anda sebagai senior harus memberikan dia jalan keluar terbaik untuk memberikan solusi terbaik baginya, dan biarkan karyawan itu sendiri untuk belajar untuk membuat strategi tersebut.

Hal ini bukan berarti untuk menjadikan Anda sebagai atasan yang buruk, namun hal seperti ini akan sangat membantu karyawan tersebut untuk sedikit demi sedikit bisa menjadi lebih bertanggungjawab pada pekerjaannya. Jadikan tantangan tersebut sebagai bahan pembelajaran bagi karyawan Anda.

3. Memberikan Mereka Kesempatan untuk Bisa Berkembang.

Jangan membiarkan karyawan Anda bekerja dengan posisi yang terlalu stagnant, berikan kesempatan pada mereka agar dapat berkembang. Bukan hanya sekedar dalam posisi saja, namun Anda dapat melakukannya dengan memberikan hal-hal lain untuk mereka, seperti edukasi, training, atau membiarkan karyawan untuk bergabung dalam beberapa acara atau proyek-proyek penting perusahaan.

Karyawan merupakan asset terpenting bagi perusahaan, berikanlah investasi yang lebih pantas untuk hal-hal semacam ini. Berikan kesempatan juga bagi karyawan untuk bersikap lebih proaktif pada perusahaan.

4. Jadilah Mentor yang Baik.

Dalam melatih sikap kepemimpinan bagi karyawan pastinya Anda tidak hanya akan sekedar menjadi pemimpin (atasan) saja bagi karyawan Anda, namun Anda juga harus menjalin hubungan mentor-mentee¬ dengan mereka. Dan hal seperti ini sangat berdampak besar bagi sikap Employee leadership para karyawan Anda.

Karyawan pastinya akan menjadi ajang mentoring sebagai waktu dimana karyawan masih dapat bertanya tentang banyak mengenai pekerjaan atau tentang perusahaan. Dalam waktu ini, maka Anda dapat menanamkan sikap kepemimpinan pada karyawan. Anda akan dijadikan sebagai contoh bagi perkembangan para karyawan, ajaklah mereka untuk lebih sering berdiskusi dan melakukanlah cross-feedback dengan para karyawan lain.

5. Memimpin dengan Contoh (Lead by Example).

Sebagai seorang atasan yang baik, Anda harus mampu untuk memberikan contoh terbaik terhadap para karyawan Anda. Anda harus mampu bergerak sebagai role model, sikap profesionalitas, transparan, lebih percaya diri, berkomitmen tinggi, dan respect yang lebih cepat dari Anda, akan dijadikan sebagai suatu tolak ukur bagi para karyawan. Jadilah role model yang terbaik bagi para karyawan.

Anda juga tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar untuk hal-hal seperti ini, namun jika Anda melakukannya dengan sangat baik, maka hasilnya akan jauh lebih besar dari apa yang Anda perkiraan selama ini.

Jadikan employee leadership sebagai salah satu target program utama Anda pada agenda HR Anda di perusahaan. Biarkan tim HR, sebagai kunci utama dari manajemen SDM perusahaan Anda yang melakukannya, agar dapat berperan aktif dalam hal-hal seperti ini. Jangan biarkan waktu dari tim HR Anda habis hanya untuk mengurusi seputar administrasi personalia saja, karena tim HR sebenarnya bukan sekedar personalia.

Menggunakan software HR dan Payroll sebagai langkah terbaik untuk membantu perusahaan Anda dalam hal memanajemen SDM perusahaan dengan lebih efektif dan efisien.
Apabila pembaca membutuhkan bantuan dan pendampingan tentang perkembangan bisnis dan konsultasi bisnis atau seputar software akuntansi, silahkan hubungi 0818521172, Simpati : 081-252-982-900, Office (only call no sms)  : 0811-3444-910 atau email ke groedu@gmail.com bisa juga groedu_inti@hotmail.com