
Setiap menjelang awal tahun baru, tim HRD perusahaan biasanya akan melakukan prediksi terhadap berbagai tren yang nanti akan lebih mendominasi sepanjang tahun tersebut. Meskipun sebenarnya mungkin sifatnya terkesan seperti repetisi, namun sebenarnya hal seperti ini cukup penting untuk dilakukan. Dengan cara mengetahui bagaimana prediksi tren yang diprediksikan akan booming menjelang tahun tertentu, jadi Anda dan tim HRD Anda akan bisa melakukan persiapan untuk menghadapinya. Bisnispun sebenarnya juga tidak akan merasa “kaget” sehingga masih tetap stabil.
HRD perusahaan sebenarnya termasuk sebagai salah satu sektor yang tidak pernah bisa luput dari prediksi tren tersebut. Tahun lalu (2018), jenis industri HR banyak diramaikan oleh penerapan teknologi software HR yang mampu mempersingkat dan memudahkan pekerjaan yang lebih bersifat administratif HR, sehingga karyawan dapat menggunakan banyak sekali waktu dan tenaga mereka untuk hal-hal lainnya.
Sekarang, bagaimana dengan tahun 2019 ini?
1. Transparansi seputar kompensasi karyawan perusahaan.
Tren yang terkait dengan transparansi terhadap apa saja kompensasi dari para karyawan sudah mulai populer sejak Google pertamakali mengumumkan bahwa mereka akan memunculkan informasi gaji karyawannya pada setiap post tentang pekerjaan. Mike Aitken, VP dari Society for Human Resources Management yang bekerja untuk pemerintahan US, telah mengatakan bahwa aturan baru Google tersebut akan semakin mendorong para pemilik bisnis lainnya untuk memberikan penjelasan tentang penentuan transparansi gaji karyawannya.
Hal itu diyakini akan mampu lebih meminimalisir banyak masalah dalam dunia bisnis. Sebuah studi dari PayScale telah menunjukkan bahwa sikap dari karyawan terhadap pendekatan yang akan dilakukan oleh perusahaan yang terkait dengan kebijakan dalam hal pemberian kompensasi akan memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap tingkat kepuasan dari kinerja mereka di perusahaan Anda.
2. Perusahaan akan menjadi lebih terfokus kepada pengalaman dari seorang karyawan.
Seiring dengan semakin meningkatnya jumlah karyawan kaum millennial dan serba transparansi pada era yang serba digital seperti sekarang ini, maka tahun 2019 ini selanjutnya para karyawan akan lebih menginginkan lingkungan kerja yang jauh lebih engaging dan enjoyable. Di tahun 2019 ini diprediksikan akan menjadi titik awal bagi para pemilik bisnis dalam memulai untuk lebih fokus dalam upayanya untuk meningkatkan pengalaman dari para karyawan (employee experience). Menurut Forbes, sebenarnya terdapat tiga hal yang sangat mendukung dalam terwujudnya hal tersebut, yaitu:
• Budaya.
• Engagement.
• Manajemen performa.
Tim marketing biasanya akan memiliki semacam “peta” untuk menelusuri bagaimana perjalanan dari para pelanggan sebelum akan membeli produk Anda. Nah, Anda juga akan melakukan hal yang serupa, akan tetapi untuk memetakan pengalaman dari karyawan Anda sendiri tersebut. Kemungkinan terbesarnya adalah Anda akan mengadaptasikan berbagai macam teknologi terbaru agar dapat memahami para karyawan Anda secara lebih baik lagi.
3. Proses peralihan digitalisasi Departemen HRD.
Dengan cara menggunakan teknologi software HR, maka sebenarnya Anda sudah berusaha untuk memulai proses digitalisasi terhadap divisi HR, karena hal-hal yang berhubungan langsung dengan paperwork juga telah banyak berkurang. Namun, untuk tahun 2019 ini selanjutnya akan menjadi era dimana peralihan era digitalisasi HR akan naik kepada level yang jauh lebih tinggi lagi. Penggunaan teknologi Artificial Intelligence dan machine learning yang selanjutnya akan lebih banyak dilakukan. Keduanya dirasa cukup mampu dalam memberikan data-data yang lebih akurat tentang para karyawan perusahaan, lebih memungkinkan bagi Anda dalam mengenal karyawan secara lebih jauh lagi, sehingga employee experience pun akan bisa terwujud dengan sempurna.
Selain penggunaan program HR, masih terdapat beberapa produk teknologi lainnya yang juga akan lebih mendukung untuk program digitalisasi HRD perusahaan pada 2019 ini. Seperti contoh yang saat ini sedang trend adalah berupa marketplace yang bergerak dalam bidang rekrutmen. Jadi, setiap perusahaan dan para calon karyawan akan bisa bertemu dalam satu platform, saling mengenal satu sama lain, untuk akhirnya akan dicocokkan, sehingga perusahaan akan mendapatkan karyawan yang paling tepat sesuai dengan criteria yang mereka butuhkan.
2. Personalisasi terkait Kesejahteraan Karyawan
Setiap perusahaan pastinya memiliki penawaran benefits atau keuntungan tersendiri bagi para karyawannya. Namun, juga terdapat satu persamaan di antara perusahaan seperti ini, yaitu benefits yang lebih bersifat pasif. Biasanya, karyawan akan diminta untuk mengisi formulir, memilih beberapa benefits seperti yang selama ini sudah ditawarkan, lalu mengembalikan formulir kepada tim HRD perusahaan. Karyawan yang tidak memiliki peran aktif dalam menentukan hak keuntungan untuk mereka dapatkan.
Kabar baiknya, hal tersebut diprediksikan akan berubah ke arah yang jauh lebih baik pada tahun 2019 ini. Penawaran benefits sendiri akan menjadi lebih banyak melibatkan adanya interaksi, sehingga perusahaan akan bisa benar-benar memberikan keuntungan seperti yang memang mereka butuhkan, misalnya untuk edukasi tentang finansial, check up kesehatan secara rutin, dan juga untuk berbagai sektor lainnya.
Dari keempat trend HR tahun 2019 seperti di atas, mana yang paling membuat tim HRD perusahaan Anda cukup excited? Memang belum tentu ada jaminan bahwa seluruh trend-trend tersebut akan muncul. Namun, tidak ada salahnya bukan untuk mempersiapkan diri dari sekarang agar Anda bisa selangkah lebih maju dari para kompetitor. Salah satunya adalah dengan menggunakan software HR dalam memulai program digitalisasi divisi HR. Jika Anda merasa tertarik dengan strategi HR (Human Resource) lainnya, Maka Groedu Consultan lah solusinya. Anda bisa menghubungi kami via WhatsApp 0812-5298-2900 atau email ke groedu@gmail.com. Tim kami akan siap membantu Anda dan kami tunggu kabar baiknya dari Anda.



