
Usaha Kecil Menengah atau biasa disebut dengan UKM merupakan salah satu sektor yang sampai sekarang masih tetap sanggup untuk bertahan meskipun seringkali harus berkali-kali terkena badai krisis sejak tahun 1997 yang lalu. UKM sudah menjadi salah satu sumber terpenting dari roda perekonomian di Indonesia.
Apabila dilihat dari banyaknya jumlah karyawan, jenis usaha UKM sudah jelas jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan berbagai perusahaan-perusahaan besar sekelas dengan distributor atau manufaktur. Namun jika Anda mengira usaha UKM tidak membutuhkan SDM yang berkualitas, maka Anda sudah salah besar. dalam usaha sebagai salah satu proses untuk meningkatkan manajemen SDM bagi bisnis UKM, memang dibutuhkan adanya struktur organisasi yang lebih tepat dan harus efektif. Struktur organisas seperti apakah yang dibutuhkan oleh binsis UKM?
Dan apakah struktur tersebut dapat lebih menunjang untuk strategi peningkatan SDM? Berikut ini adalah penjelasannya.
1. Menyusun Struktur Organisasi dalam Bisnis UKM.
Meskipun dalam satu UKM hanya terdiri dari 3 orang saja, namun bukan berarti struktur organisasi tidak perlu dibuat. Kenapa bisa demikian? Saat ini mungkin Anda masih tidak membutuhkannya, namun suatu saat nanti, jika usaha UKM Anda sudah semakin berkembang pesat dan berubah menjadi lebih besar, maka struktur organisasi menjadi sangat penting dan bersifat urgen.
Sebagai permulaan, buatlah struktur organisasi sederhana dari level pemilik hingga manajer penanggungjawab dan terakhir adalah staff. Tidak masalah jika semua posisi tersebut nantinya akan dijabat oleh 2 atau 3 orang saja. Setelah mulai terbentuk, maka akan semakin memudahkan bagi Anda dalam merekrut SDM, mendaftarkan usaha UKM kepada departemen perdagangan, atau bahkan Anda bisa bermitra dengan pihak lain. Struktur oraganisasi UKM tentunya masih belum terbilang birokratis. Pengambilan keputusan pun akan dapat dilakukan dengan sangat cepat dan tetap tegas.
2. Masih Mengandalkan Rangkap Jabatan.
Rangkap jabatan sudah bukan menjadi hal asing bagi para pengusaha berskala UKM. Seorang direktur bisa merangkap sekaligus menjadi manajer HRD pada saat ia merekrut tenaga kerja baru. diajuga bisa menjadi tenaga penjual pada saat memasarkan produk hasil dari UKM. Direktur juga bisa menjadi manajer keuangan pada saat mengurus laporan keuangan dari usahanya. Atau bahkan sang pemilik;pun terkadang juga bisa merangkap menjadi office boy untuk bersih-bersih bagi tempat usahanya sendiri. Rangkap jabatan memang sangat memusingkan, namun juga bisa sangat bermanfaat. Anda menjadi semakih tahu tentang bagaimana dalam melakukan job desk dari pekerjaan setiap orang dan harus bagaimana untuk melakukannya dengan baik. Ingatlah bahwaTony Fernandes sewaktu masih merintis usaha maskapai penerbangan miliknya pun sampai membawakan koper bagi para penumpang pewasatnya loh.
3. Perekrutan dan peningkatan SDM Skala UKM.
Apabila suatu saat bisnis UKM Anda semakin berkembang pesat, maka tidak ada salahnya bagi Anda untuk merekrut tenaga kerja baru. Proses perekrutanpun sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perusahaan pada umumnya. Akan selalu ada pengisian formulir biodata pelamar, Ada proses psikotes, tes dalam bidang yang dilamar, dan keharusan untuk mewawancarai pelamar. Sudah banyak sekali contoh-contoh tes dari Internet dan Anda hanya tinggal menirunya saja. Jika sudah mendapatkan karyawan, maka sangat perlu usaha untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Dan caranya adalah dengan mengikutkan karyawan tersebut untuk pelatihan dan training. Jika Anda tidak memiliki dana yang cukup, mengingat keterbatasan dana dari bisnis berskala UKM yang terbilang masih sangat kecil, maka tidak ada salahnya jika mengikutkan mereka ke pelatihan-pelatihan yang sering diadakan oleh komunitas atau dari pemerintah yang biasanya gratis dalam meningkatkan skill mereka.
4. Mendelegasikan Segala Pekerjaan.
Jika Anda sudah memiliki karyawan, itu artinya Anda bisa langsung mendelegasikan sebagian pekerjaan Anda terhadap karyawan tersebut. Sebagai langkah awal, ajaklah karyawan Anda untuk mengerjakan sebagian pekerjaan Anda yang lebih sederhana sehingga Anda akan mampu untuk lebih fokus terhadap pekerjaan yang sedikit lebih rumit untuk dikerjakan. Setelah itu, akan kelihatan pada bagian mana ia akan lebih bisa diandalkan. Misalnya, karyawan Anda ternyata selain bisa membuat produk, ternyata ia juga bisa untuk memasarkannya. Maka berilah sedikit ruang dan kesempatan agar dia bisa memberikan yang terbaik bagi bisnis UKM Anda. Sekalipun UKM Anda masih belum menjadi perusahaan perusahaan besar, namun tetaplah untuk membuat penilaian kerja secara berkala. Hal itu sangat penting untuk keberlanjutan dari usaha UKM Anda.
Nah itu beberapa hal yang harus diketahui tentang struktur organisasi dalam internal usaha UKM dalam meningkatkan kulitas SDM. Apabila hal itu sering dilakukan, maka besar kemungkinan bagi bisnis UKM Anda akan semakin berkembang pesat dan semakin sukses untuk kedepannya.
Apabila pembaca membutuhkan bantuan dan pendampingan tentang perkembangan bisnis dan konsultasi bisnis atau seputar software akuntansi, silahkan hubungi 0818521172, Office (only call no sms) : 081-59417699 atau email ke groedu@gmail.com bisa juga groedu_inti@hotmail.com



