STANDAR OPERATING PROCEDURE (SOP) BEBERAPA PELAYANAN YANG HARUS DIPAHAMI PARA PRAMUSAJI DALAM BIDANG USAHA RESTORAN


Bidang usaha restoran merupakan salah satu bidang bisnis yang bergerak pada sektor makanan dan minuman. Restoran sudah sejak lama menjadi salah satu jenis usaha sangat menunjang dalam bidang industri pariwisata dan perhotelan. Dalam menjalankan usaha restoran, pelayanan akan menjadi salah satu faktor penentu utama dari keberhasilan sebuah usaha jenis ini.

Dan apabila Anda hanya terlalu fokus untuk mengandalkan penyajian makanan yang enak saja tanpa memperhatikan bagaimana pelayanannya, maka yang akan terjadi adalah konsumen pada kunjungan selanjutnya akan mulai malas untuk datang lagi ke restoran Anda. Namun, jika Anda memberikan pelayanan dengan sepenuh hati yang mampu memuaskan pelangan, pada waktu-waktu selanjutnya mereka tidak akan kapok untuk datang kembali, bahkan mungkin akan mengajak saudara, kerabat, teman dan rekan kerja mereka ke restoran Anda, karena mereka merasa sangat dihargai dan dihormati oleh pelayanan yang telah Anda berikan. Ungkapan bahwa “pelanggan adalah raja” sudah menjadi dasar bagi para pengusaha restoran ini agar mereka mampu memberikan pelayan terbaiknya kepada para pembeli.

Dalam hal melakukan pelayanan, sebenarnya juga terdapat beberapa Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dipenuhi oleh para pramusaji restorannya. Standar operasional prosedur dari sisi pelayanan seperti ini akan menjadi sangat penting agar bisa memberikan kesan tersendiri bagi para pengunjungnya.

Dengan cara mengikuti Standar Operasinal Prosedur pelayanan yang baik dengan disertai rasa tanggungjawab yang lebih tinggi akan menjadikan para pramusaji tersebut mampu bersikap lebih profesional dalam bidangnya masing-masing. Semua orang yang terlibat dalam bidang pelayanan di restoran harus menyadari bahwa penilaian atas pelayanan di restoran tersebut akan datang dari sudut pandang para pengunjungnya.

Karena alasan itulah, maka para pramusaji harus mampu memberikan pelayanan terhadap setiap tamu dengan sangat baik. Setiap tamu berhak untuk mendapatkan pelayanan terbaik tanpa harus membedakan.

Berikut ini merupakan beberapa standar-standar operasional pelayanan dari konsultan manajemen autopilot yang banyak di aplikasikan pada kebanyakan restoran bagi para pramusajinya:

c458a-111. Pengucapan Salam Sapaan Kepada Para Tamu/Konsumen (Greeting The Guest).

Tamu yang baru saja memasuki restoran akan disambut dengan sangat ramah oleh para hostess restoran atau resepsionis. Hal seperti ini harus dilakukan agar memberikan kesan seolah lebih menonjolkan rasa kekeluargaan serta lebih memudahkan para pelangan baru yang masih belum mengerti tentang bagaimana prosedur pemesanannya.

2. Mempersilahkan Duduk Bagi Para Tamu/Pelanggan (Sitting The Guest)

Setelah tamu/pelanggan sudah benar-benar memasuki restoran, maka para tamu akan langsung diantar pada meja yang sebelumnya telah dipesan atau setidaknya membantu untuk memilihkan meja yang disukainya. Kemudian para pramusaji akan membantu dalam menarik kursi ketika pelangan tersebut akan duduk dimeja.

3. Menyediakan/Menuangkan Air Es Puring (Puring Ice Water).

Sajikanlah air putih sebagai pembuka utama sebelum pelangan tersebut akan memakan hidangan utamanya.

4. Menyajikan Menu dan Menerima Pesanan (Presenting The Menu And Taking Order).

Para pramusaji akan memberikan daftar harga dan nama-nama menu dari sisi kiri tamu, sambil membantu untuk menjelaskan kepada para tamu jika memang mereka mengalami kesulitan dalam hal memilih menu. Pramusaji juga dapat menawarkan hidangan spesial yang menjadi keunggulan dari restoran tersebut.

5. Pengaturan/Penyesuaian (Adjustment).

Pramusaji akan segera melakukan proses clear up atau mengganti peralatan makan yang akan disesuaikan dengan menu yang sudah dipesan oleh para tamu. Penempatan sendok, garpu dan pisau yang benar akan menjadi sebuah nilai plus dalam bidang pelayanan restoran.

6. Penyajian Makanan (Serving The Food).

Proses penyajian makanan harus sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan, seperti meletakkan makanan dengan tangan kanan. Dalam kesempatan ini pramusaji dapat menjelaskan seperti apa makanan yang sudah dipesan.

7. Membersihkan (Clear Up).

Clear up merupakan proses untuk mengambil peralatan yang kotor setelah para tamu sudah selesai makan hidangan utamanya. Dan pada saat hidangan dessert akan dikeluarkan oleh para pramusaji akan mengambil peralatan yang sama sekali tidak digunakan lagi.

8. Pembersihan (Crumbing Down).

Crumbing down merupakan sebuah proses untuk membersihkan meja makan dari kotoran-kotoran setelah proses clear up selesai dilakukan.

9. Menunjukkan Tagihan (Presenting The Bill).

Sebelum akan memberikan bill captain atau nota tagihan, maka sebaiknya pramusaji menanyakan terlebih dahulu tentang bagaimana komentar dari para tamu tentang pelayanan, cita rasa makanan dan minuran serta bagaimana suasana pada restoran. Komentar atau masukan dari para tamu tersebut akan dapat dijadikan sebagai salah satu tolak ukur untuk proses pengembangan dan perbaikan restoran dimasa depan.

10. Ucapan Terimakasih (Thank You For Coming).

Setelah tamu selesai makan dan hendak akan pulang maka jangan lupa untuk mengucapkan terimakasih dan ucapkan salam perpisahan seperti selamat malam, jangan lupa untuk datang ke restoran kami lagi. Hal ini akan membuat tamu Anda merasa sangat dihargai dan dinantikan kehadirannya kembali direstoran tersebut pada kunjungan-kunjungan selanjutnya. Jika Anda merasa tertarik dan membutuhkan pengerjaan SOP perusahaan, strategi HR (Human Resource) dan lain sebagainya, Maka Groedu Consultan lah solusinya. Anda bisa menghubungi kami via WhatsApp 0812-5298-2900 atau email ke groedu@gmail.com. Tim kami akan siap membantu Anda dan kami tunggu kabar baiknya dari Anda.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang bagaimana Standar Operating Procedure (SOP) dari konsultan manajemen autopilot semoga bisa bermanfaat. Terimakasih dan selamat mencoba.