BAGAIMANA BELAJAR DARI KESALAHAN DAN BERHENTI MELAKUKANNYA?


Akui kesalahan Anda, belajar darinya, dan jangan mengulanginya. Kesalahan itu wajar, tetapi jika kita hanya meminta maaf dan melanjutkan seperti sebelumnya, kita berisiko mengulangi kesalahan yang sama.
Ketika kita tidak belajar dari kesalahan kita, kita menimbulkan tekanan yang tidak perlu pada diri kita sendiri dan orang lain, dan kita berisiko kehilangan kepercayaan dari orang lain. Bagaimana cara agar bisa berhenti mengulangi kesalahan? Dalam artikel kali ini, akan kami tunjukkan beberapa diantaranya.

  1. Akui Kesalahan Anda
    Anda tidak dapat belajar apa pun dari kesalahan sampai Anda mengakui bahwa Anda telah membuatnya. Jadi, ambil napas dalam-dalam dan akui milik Anda, lalu ambillah kepemilikan. Beri tahu mereka yang perlu tahu, minta maaf, dan beri tahu mereka bahwa Anda sedang mencari solusi.
    Mengatakan “maaf” membutuhkan keberanian, tetapi jauh lebih baik untuk berterus terang daripada menyembunyikan kesalahan Anda atau, lebih buruk, menyalahkan orang lain untuk itu. Dalam jangka panjang, orang akan mengingat keberanian dan integritas Anda lama setelah mereka melupakan kesalahan aslinya. Namun, jika mereka mendengarnya dari sumber lain, reputasi Anda akan rusak dan Anda mungkin tidak mendapat kesempatan lagi untuk belajar.
  2. Ubah nama Error
    Bagaimana Anda memandang kesalahan akan menentukan cara Anda bereaksi terhadapnya, dan apa yang Anda lakukan selanjutnya.
    Anda mungkin melihat kesalahan Anda sebagai hal yang benar-benar negatif. Namun, jika Anda dapat mengubah kesalahan Anda sebagai kesempatan untuk belajar, Anda akan memotivasi diri Anda untuk menjadi lebih berpengetahuan dan tangguh.
  3. Analisis Kesalahan Anda
    Selanjutnya, Anda perlu menganalisis kesalahan Anda secara jujur dan objektif. Tanyakan pada diri Anda pertanyaan-pertanyaan berikut:
    • Apa yang harus saya lakukan?
    • Apa yang salah?
    • Kapan itu salah?
    • Mengapa itu salah?
    Melakukan ini harus mengungkapkan apa yang menyebabkan kesalahan, dan menyoroti apa yang perlu diubah untuk menghindari pengulangan.
  4. Menerapkan Pelajaran ke Dalam Praktek
    Bahaya pada tahap ini adalah tekanan kerja yang memaksa Anda kembali ke tugas rutin dan kebiasaan Anda. Pelajaran yang Anda identifikasi di Langkah 3 bisa saja tidak terpenuhi. Dengan kata lain, mempelajari dan mempraktikkan adalah hal beda.
    Bertindak berdasar apa yang telah Anda pelajari akan membutuhkan disiplin dan motivasi untuk mengubah kebiasaan Anda, atau untuk mengubah cara kerja tim Anda. Melakukan hal itu akan membantu Anda menghindari sabotase diri di masa depan, dan memungkinkan Anda menuai hasil dan manfaat dari penerapan praktik kerja yang lebih baik.
    Di sini, Anda perlu mengidentifikasi keterampilan, pengetahuan, sumber daya, atau alat yang akan mencegah Anda mengulangi kesalahan.
    Lakukan dengan hati-hati, karena “perbaikan cepat” kemungkinan besar akan menyebabkan kesalahan lebih lanjut. Setiap tindakan yang Anda ambil untuk menerapkan pembelajaran Anda harus bertahan, dan sesuatu yang dapat Anda lakukan.

5: Tinjau Kemajuan Anda
Anda mungkin harus mencoba beberapa cara untuk mempraktikkan pembelajaran Anda sebelum menemukan cara yang berhasil mencegah Anda mengulangi kesalahan masa lalu. Siklus Plan-Do-Check-Act adalah alat yang hebat untuk menunjukkan solusi yang paling efektif.

Melakukan kesalahan adalah manusiawi, dan kita tidak harus menghukum diri sendiri atas kesalahan yang kita buat. Mereka bisa menjadi peluang besar untuk belajar, dan untuk berkembang pada tingkat pribadi, serta organisasi. Kita hanya perlu belajar dari mereka, dan mempraktikkannya.

Semoga artikel diatas bermanfaat bagi anda, jika membutuhkan informasi lebih lanjut atau membutuhkan pendampingan dalam membangun tim SDM atau HRD silahkan hubungi anda di https://wa.me/6281252982900. Kami siap membantu anda.