
3 Kunci Membuat Keputusan Lebih Baik di Tempat Kerja
Kita semua membuat banyak keputusan setiap hari. Beberapa keputusan, seperti membeli rumah baru, rumit dan membutuhkan pertimbangan matang. Sementara keputusan lain seperti apa yang akan dikenakan dapat memengaruhi harga diri dan kepercayaan diri kita, namun itu relatif sederhana dan memiliki risiko yang lebih rendah. Apa pun keputusannya, semakin baik kualitas proses pengambilan keputusan Anda, semakin besar peluang hal-hal baik terjadi di masa depan. Hal yang sama berlaku untuk membuat keputusan yang lebih baik di tempat kerja.
Baca juga Artikel: Cara Memaksimalkan Kinerja Penjualan dengan Strategi Penetapan Kuota dalam Manajemen Wilayah Penjualan
Membuat Keputusan Lebih Baik di Tempat Kerja
Sudahkah Anda tahu bahwa pengambilan keputusan berkualitas tinggi di tempat kerja dapat memengaruhi kinerja, keterlibatan, dan kemajuan karier? Ya memang benar seperti itu adanya. Keputusan yang lebih baik di tempat kerja seringkali didasarkan pada nilai-nilai inti dan selaras dengan strategi perusahaan secara keseluruhan. Pemimpin perlu membuat keputusan yang lebih baik, lebih cepat. Agar perusahaan berjalan dengan lebih baik.
Berikut adalah tiga kunci yang dapat membantu Anda membuat keputusan yang lebih baik di tempat kerja:
1. Investasikan Waktu untuk Menciptakan Konteks dan Kejelasan Sejak Awal
Kejelasan strategis akan menghasilkan perbedaan antara kinerja tinggi dan rendah dalam hal pertumbuhan pendapatan, profitabilitas, loyalitas pelanggan, efektivitas kepemimpinan, dan keterlibatan karyawan. Untuk membuat keputusan yang lebih baik di tempat kerja, para pemimpin harus sangat jelas tentang keputusan yang mereka coba buat, risiko yang dihadapi, dan hasil spesifik yang ingin mereka capai. Sayangnya, sebagian besar diskusi pengambilan keputusan dimulai tanpa memiliki pemahaman dan komitmen penuh terhadap tujuan, peran, proses, kriteria, pemangku kepentingan, dan metrik keberhasilan pengambilan keputusan.
Apakah parameter pengambilan keputusan Anda sudah cukup jelas?
2. Sepakati Potensi Keuntungan dan Kerugian
Keputusan yang kompleks dan penting menantang bahkan evaluasi yang paling hati-hati dan penuh pertimbangan. Biasanya ada risiko dan imbalan di kedua sisi keputusan berisiko tinggi. Beberapa risiko sepadan dengan imbalannya, sementara yang lain mungkin tidak sebanding dengan risiko strategis, budaya, SDM (sumber daya manusia), teknis, politik, pelanggan, bisnis, keselamatan, atau lingkungan.
Saat mengambil keputusan, mintalah tim untuk mengidentifikasi dan menentukan peringkat risiko dan imbalan yang paling mungkin terjadi untuk memastikan bahwa potensi keuntungan melebihi risiko potensi kerugian. Gunakan sesuatu yang sederhana seperti:
- TIDAK, kami sepakat bahwa pilihan ini jelas tidak sepadan
- TUNGGU, kami setuju untuk mengumpulkan lebih banyak data sebelum memutuskan
- YA, kami sepakat bahwa pilihan ini jelas bermanfaat
Apakah semua orang setuju dengan probabilitas keberhasilan dan kegagalan?
3. Buat Rencana untuk Memaksimalkan Keuntungan dan Meminimalkan Kerugian
Sebagian besar hasil keputusan tidak 100% pasti. Bagian dari proses pengambilan keputusan yang baik adalah secara proaktif berfokus pada apa yang dapat Anda kendalikan untuk memaksimalkan peluang keberhasilan Anda. Ini membutuhkan investasi dalam strategi, struktur, proses, praktik bisnis, teknologi, hubungan, keterampilan, pengetahuan, pola pikir, dan perilaku yang diperlukan untuk peluang sukses terbaik.
Apakah Anda memiliki rencana yang masuk akal?
Kesimpulan
Pada akhirnya, keputusan di tempat kerja adalah perkiraan yang diperhitungkan dan terdidik. Dengan menetapkan tujuan, menilai risiko, dan memprediksi kemungkinan keberhasilan, Anda akan berada di jalur yang tepat untuk secara konsisten membuat keputusan kerja yang lebih baik.
Terimakasih sudah membanca artikel ini sampai akhir. Semoga bermanfaat ya.
Oh ya.. Jika Anda masih bingung bagaimana menangani tim Anda dan masih sulit bagaimana membuat Keputusan penjualan yang tepat untuk tim penjualan Anda, silahkan ikuti pelatihan “Supervisi Efektif pada Tim Penjualan bagi Manajer Penjualan” Disini.
Pelatihan “Supervisi Efektif pada Tim Penjualan bagi Manajer Penjualan” adalah pelatihan tatap muka yang akan membuat pesertanya mampu bekerja sebagai leader penjualan yang efektif dan disegani.



