SEPUTAR HUMAN RESOURCES (HR) : APAKAH PROSES ONBOARDING DAN APA PENTINGNYA BAGI PERUSAHAAN


Apakah Anda tah apa itu Onboarding? Sebenarnya bagaimana dalam melakukan proses onboarding yang benar-benar berkualiats di perusahaan?. Kebutuhan perusahaan akan tenaga kerja yang berkualitas semakin lama semakin terus meningkat, baik itu adalah karena untuk dapat memenuhi tuntutan produksi yang semakin lama semakin bertambah banyak atau karena banyaknya karyawan yang ada mengundurkan diri.

Namun, pada kenyataannya tentu saja bukan sembarang tenaga kerja, akan tetapi yang memang benar-benar berkualitas dalam bidangnya masing-masing. Pada awal tahun, biasanya perusahaan akan mulai mengadakan proses perekrutan karyawan-karyawan baru. Namun, juga tidak jarang pula karyawan baru yang sudah ada, tetapi kurang mampu dalam memenuhi keinginan perusahaan, entah itu adalah karena kinerjanya yang kurang memuaskan, kurang pas dalam penempatan jabatan dengan bidang dari karyawan tersebut, tidak mampunya karyawan untuk beradaptasi dengan lingkungan perusahaan atau karena karyawan tersebut memang merasa kurang cocok dengan perusahaan. Apapun penyebabnya, yang pasti karena itulah onboarding sangat diperlukan oleh perusahaan.

Onboarding akan sangat membantu para karyawan baru untuk dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja pada internal perusahaan Anda.

•    Apa Pengertian Onboarding?

Secara sederhana, onboarding dapat diartikan sebagai sebuah proses untuk penyesuaian karyawan baru dengan perusahaan tempat mereka bekerja. Proses ini sudah meliputi jenis-jenis pekerjaan yang nantinya akan dihadapi, suasana kerja kantor, orang-orang yang setiap hari berinteraksi di dalamnya, dan banyak lagi yang lainnya. Penerapannya bisa saja berbeda-beda pada masing-masing perusahaan. Ada yang menggunakan cara secara tersistem dan ada pula yang membiarkan karyawan baru mereka untuk mampu belajar dengan sendirinya.

•    Seberapa Penting Proses Onboarding untuk Perusahaan?

Mungkin saja Anda pernah menjumpai seorang karyawan baru yang begitu antusias untuk diterima di perusahaan impiannya, akan tetapi beberapa bulan kemudian sudah mulai menunjukkan padanya suatu keengganan untuk bekerja di situ lagi. Hal ini bisa jadi disebabkan karena tidak adanya atau kurang maksimalnya proses onboarding pada perusahaan tersebut. Onboarding ini sangat penting untuk dilakukan pada setiap perusahaan karena bisa menentukan apakah karyawan tersebut akan merasa betah atau tidak.

Onboarding yang berkualitas akan membuat seorang karyawan baru mampu bekerja dengan sangat antusias dan cepat dalam beradaptasi dengan rekan-rekan kerjanya. Inilah yang akan membuatnya merasa nyaman dan lebih bersemangat untuk bekerja. Karyawan yang semangat akan semakin mendukung produktivitas perusahaan, bukan?

Lalu Sekarang, Bagaimana Melakukan Proses Onboarding yang Berkualitas?

1.    Melakukan Company Tour (Pengenalan Internal Perusahaan).

Anda bisa meminta seorang karyawan yang lebih senior diperusahaan dan berpengalaman untuk mengajaknya berkeliling di setiap ruangan dan mengenalkannya pada setiap divisi-divisi yang telah ada. Tujuannya adalah untuk menunjukkan pada karyawan baru tersebut wajah-wajah lama yang nantinya akan bekerja sama dengannya di kemudian hari sehingga ia bisa mulai semakin mengenal masing-masing dari mereka. Memberikan salam dan sapa lalu berjabat tangan adalah langkah awal untuk hal ini.

2.    Membuat Sebuah Proses yang Interaktif.

Opsi lainnya adalah dengan mengumumkannya secara formal pada saat briefing atau apel pagi (jika ada) dan memberi kesempatan kepada karyawan lain saling berpendapat dan bertanya tentang hal-hal yang lebih simpel kepada karyawan baru ini. Hal tersebut bisa menjadi sebuah ice breaking untuk permulaan yang bertujuan agar si karyawan baru tersebut saat bekerja tidak akan merasa canggung lagi ketika akan berbicara dengan rekan-rekannya nanti.

3.    Memberikan Penjelasan Singkat Seputar Perusahaan Tempatnya Bekerja.

Sebagai karyawan baru, ia harus benar-benar paham tentang perusahaan tempatnya bekerja, seperti apa tempat ia bekerja, bergerak dalam bidang apa perusahaan tersebut beroperasi, apa saja visi dan misi dari perusahaan, serta bagaimana kondisi lingkungan kerja yang nantinya akan ia hadapi. Dari sini sangat diharapkan bahwa karyawan baru tersebuut akan dapat lebih mempersiapkan diri dan selanjutnya tidak akan kaget ketika ada pekerjaan yang ternyata di luar dari perkiraannya. Berikan dia kesempatan untuk bertanya tentang hal-hal apa saja yang masih kurang dipahaminya. Keterbukaan diantara sesame karyawan sangat diperlukan dalam proses onboarding ini.

4.    Memberikan Beban Kerja yang Tidak Terlalu Berat Saat Awal Bekerja.

Untuk membuat karyawan baru merasa terbiasa dengan pekerjaannya, berikan dia tugas namun dengan porsi yang ringan terlebih dahulu agar dapat di selesaikan dalam waktu cepat. Jika Anda sudah memberikan beban kerja yang terlalu berat pada masa awal-awal dia bekerja dan harus segera diselesaikan, hal ini tentu saja bisa berakibat semakin buruk dan membuatnya merasa semakin stres. Dengan porsi pekerjaan yang ringan pada awal dia bekerja dan menyelesaikan segala pekerjaannya secara cepat, hal ini bisa menjadi awal yang sangat baik untuk membakar semangatnya untuk tetap terus bekerja pada perusahaan Anda.

5.    Mengikut Sertakan Karyawan Baru Dalam Perbincangan.

Ajaklah karyawan baru untuk makan siang bersama-sama dan selalu berbincang-bincang dengan karyawan lainnya. Dengan begitu, ia akan mampu dalam menjalin keakraban dengan para senior-seniornya agar merasa lebih terbiasa.

Jika sama sekali tidak ada onboarding atau proses yang dilakukan oleh perusahaan masih kurang berkualitas terhadap karyawan baru, maka akan semakin berdampak buruk terhadap karyawan perusahaan, yaitu membuatnya semakin merasa kesulitan untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Akibatnya adalah, bisa dipastikan karyawan baru ini tidak akan bisa bertahan lama untuk bergabung dengan perusahaan, sehingga kemungkinan untuk resign (mengundurkan diri dari perusahaan) akan semakin besar. Hal ini juga akan semakin menambah kesibukan bagi para tim HRD perusahaan untuk segera mencari penggantinya dengan merekrut karyawan baru lainnya. Jika Anda adalah seorang HRD, maka pastikan proses onboarding ini bisa dilaksanakan dengan optimal, salah satunya adalah melalui peraturan perusahaan atau dengan cara training karyawan baru.

Apabila pembaca membutuhkan bantuan dan pendampingan tentang perkembangan bisnis dan konsultasi bisnis atau seputar software akuntansi, silahkan hubungi 0818521172, Office : 031-21100152 atau email ke groedu@gmail.com bisa juga groedu_inti@hotmail.com